Takut Bicara di Depan Umum? Ini Cara Agar Lebih Percaya Diri

 Bismillah Alhamdulillah...,

Suatu hari saya diamanahkan untuk mengisi forum untuk memberikan sebuah arahan dan sedikit pengetahuan terkait bidang Teknologi dan Informasi. Bingung juga sebetulnya apa yang akan disharingkan ketika nanti bicara didepan mereka. Bisa dibilang cukup mendadak juga informasinya, sebab semisal hari ini dikabari dan besoknya untuk mengisi. Dengan keterbatasan waktu pada saat itu semuanya bisa dipersiapkan dengan cukup. Walau seadanya Alhamdulillahnya untuk konsep secara global sudah sedikit tergambar.

Kita tahu bahwasannya bidang keilmuan IT itu sangatlah luas, oleh karena itu pada saat itu dimulai dengan pengenalan konsep IT dasar salah satunya memasukan unsur Jurnalistik. Mengapa harus jurnalistik? Kiranya saya tak perlu berikan alasan secara detail, sebab yang akan dibahas pada sesi kali ini adalah Tips agar bisa berani berbicara. Namun, pada intinya jurnalistik ini sangat erat pula hubungannya dengan IT. Didalam jurnalistik ini tentu ada yang namanya management, komunikasi, bicara, kreativitas dll. 

belajar bagaimana berbicara di depan umum


Dulu saya adalah seorang yang pemalu dan takut salah apabila setiap kali akan bicara. Itu memang sesuatu hal yang tidak mudah bagi saya teman. Sebab jangankan berbicara didepan umum, kalau saja ada orang baru yang kenal, dulu itu pasti saya tidak akan berbicara duluan baik itu menanyakan sesuatu apapun itu atau hal lainnya. Apakah itu keinginan saya? tentu tidak. Saya pun pada saat itu punya sahabat, dia justru berbanding terbalik dengan saya, dia sangat aktif dan mudah bergaul, ntah kenapa bisa seperti itu.

Disore hari pada saat mengikuti kegiatan kepramukaan (extrakurikuler yang diambil) kedatangan tamu, mereka adalah alumni juga, mereka ingin sharing dan berbagi pengalaman tentang pada masanya. Suatu ketika adalah salah satu teman saya bertanya bagaimana agar kita bisa bicara atau dengan kata lain percaya diri? Saya ingat betul hingga saat ini bahwasannya kakak tersebut mengatakan ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk melatih bisa berbicara, diantaranya adalah:

1. Dipaksakan
2. Terpaksa
3. Terbiasa

Saya kira ini adalah hal yang sangat Amazing bagi saya. Dan dari sana saya mulai coba lebih memerhatikan mengenai hal itu dan coba untuk dijalankan. Dan ternyata memang tidak lah mudah dan tidak instan hasilnya. Hal tersebut memang perlu waktu dan perlu keberanian untuk memaksakan diri. 

Diperkuliahan saya mengikuti beberapa organisasi yang menunjang dan yang bisa saya jalani. Sedikit demi sedikit saya belajar out of the box untuk keluar dari comfort zone. Deg-degan pasti ada, hanya saja dari waku ke waktu saya mencari jawaban agar bisa tenang dan bisa mengendalikannya. Hal sederhanya adalah awal-awal saya sering memegang apapun itu ditangan saya ketika berbicara atau presentasi di khalayak, baik itu pulpen, spidol, hp atau hal semacamnya. Sehingga minimalnya gemetarnya tangan ataupun deg-degan tersebut terminimalisir.


Situasi memang suka tak menentu, namun menunggu situasi yang tepat pun belum menentu. Oleh karenanya sebuah hal yang dipaksakan dalam mengawali ini semua tak ada salahnya bukan? Sebab ketika telah kita paksakan diawal biasanya ada kalanya keadaan yang membuat kita bergerak dan terpaksa, sehingga justru disanalah opportunity yang bagus dan yang bisa kita ambil, terlebih kedepannya maka kita akan terbiasa. Dan tak hanya itu semakin dilatih serta diasah kemampuan kita dengan pola pikir yang jernih bahkan semua itu akan menjadi sangat luar biasa., 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lengkap! Daftar Pondok Pesantren di Kuningan Jawa Barat 2026

Mungkin Kita Pernah Kecewa?

Game Cisco Aspire CCNA Edition