Boleh Ngga Kita Memperlihatkan Amal Kita ke Orang Lain?



بِسْمِ اللّهِ, ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Apa pendapat temen-temen semua?
Bolehkan kita memperlihatkan amal kebaikan kita? Atau harus menyembunyikannya?

Yap, Dua-duanya ada amalannya sendiri, menutup amalan agar tidak terlihat itu adalah perbuatan yang baik, yaitu menjauhi diri kita dari perbuatan riya. Begitu pun dengan memperlihatkan amalan kebaikannya, karena bisa jadi orang tersebut ingin memberikan contoh amal kebaikannya agar bisa ditiru oleh orang lain. Dan semua itu kembali kepada niat dalam perbuatan kebaikan.

Oleh karena itu, kita tidak boleh berburuk sangka kepada orang lain, karena orang lain ada yang memperlihatkan sebuah amalannya bukan karena dia ingin dipuji atau lain sebagainya, tapi bisa jadi orang tersebut memperlihatkan amalan kebaikannya agar orang lain bisa menirunya. Contohnya adalah meminta orang lain yang merdu dalam suaranya, untuk membaca Al Quran. Maka ini adalah perbuatan yang boleh dan bahkan ditunjukan oleh para salafush sholih.

Begitu juga sebaliknya, yaitu berbuat kebaikan dengan menyembunyikannya. Perbuatan ini pun dibenarkan dan diperbolehkan, karena bisa jadi orang tersebut menyembunyikan perbuatannya agar bisa senantiasa menjaga hatinya agar tidak masuk kedalam perbuatan riya, dan juga niat-niat yang lain yang dapat menjaga hati dari orang yang melakukannya. Contohnya adalah ketika bersedekah, di sisi lain memang karena dia ingin menjaga hati dari perbuatan riya. Di sisi lain, karena khawatir orang yang diberi sedekah tersebut menjadi merasa malu.

Jangan pernah menuduh orang lain melakukan perbuatan riya. Karena itu bisa jadi termasuk kedalam perbuatan orang-orang yang munafik. Maka tetaplah berhusnudzon kepada orang lain, karena cara orang-orang melakukan kebaikan itu memang berbeda-beda, sesuai dengan niat dan apa yang dilakukannya.

Dari semua itu, marilah kita menyibukkan diri dalam memeriksa hati kita sendiri. Apakah ada perbuatan kita yang mengantar kepada perbuatan riya atau tidak ?

Semoga kita menjadi orang yang senantiasa menjadi orang yang ikhlas dan juga istiqomah dalam mengamalkan kebaikan Lillahi Ta'ala. Aamiin Yaa Rabb...,


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mungkin Kita Pernah Kecewa?

Jargon Daarut Tauhiid

Film Negeri 5 Menara Full Series 2019