Bahayanya Lisan Kita

 


Kitab Al Hikam no 80

"Barangsiapa yang selalu menjawab segala pertanyaan, dan menceritakan segala sesuatu yang telah dilihat, dan menyebut segala apa yang ia ingat [ketahui], maka ketahuilah bahwa yang demikian itu adalah tanda kebodohan orang itu.''

Ciri orang yang bodoh, adalah selalu menjawab setiap pertanyaan karena dia ingin terlihat pandai, dan sibuk menjawab pertanyaan daripada jujur dalam keadaan. 

Karena ciri orang yang pandai itu, sangat berhati hati dalam perkataanya.

Karena fungsi mulut itu utamanya adalah untuk makan dan berbicara. Berbicara yang baik saja, karena untuk bicara tidak seharusnya seluruh perkataan dikeluarkan.


Hakikatnya hati itu seperti moncong teko, selalu mengeluarkan isi tekonya. Perkataan apa yang keluar dari mulut kita itu adalah isi dari hati kita.

4 (Empat) Ciri/ kriteria orang dalam perkataannya

  1. Orang yang paling tinggi derajat, Cirinya :

            a. Lisanya dibasahi Dzikrullah

            b. Saat berbicara mengatakan Ilmu yang manfaat

            c. Jika Berbicara pasti ada Hikmah yang menggungah

            d. Setiap berbicara bisa jadi Solusi

    2. Orang yang biasa dalam berbicara
        Orang yang segala peristiwa pasti dia bicarakan

    3. Orang yang rendahan dalam berbicara

        Banyak mengeluh dan perkataannya seluruhnya negative terus menerus.

    4. Orang yang dangkal dalam bicara
        Orang yang sibuk menceritakan dirinya sendiri. Dan jika orang sibuk menceritakan dirinya sendiri         itu condong kepada kebohongan. Dia merasa mulia saat menceritakan kebaikan dirinya sendiri                padahal, yang orang lain kurang suka.


Makin banyak bicara semakin tergelincir. Dan orang yang banyak bicara itu ciri orang yang kurang iman karena orang tersebut biasanya akan banyak celoteh dan suka membual (al-tsartsaruun). Terkadang pembicaraannya disertai dengan argumentasi logis, namun mengandung kebohongan dan tipuan. Kalau bicara seenaknya, kurang menjaga adab dan sering menyela pembicaraan. Oleh sebab itu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam berpesan bahwa:

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” 

(HR Bukhari)

Barang siapa yang disibukan dengan kebaikan, dia tidak akan melakukan kemaksiatan atau kesia- siaan. Dan jika mulut kita dibasahi dengan berdzikir kepada Allah, dia akan dibimbing dan dijauhi dari kesia-siaan.

Disamping hal tersebut dalam hidup ini kta belajar untuk selalu siap menghadapi yang cocok dan yang tidak cocok. Dan apabila sudah terjadi maka kita harus ridho. Jika ada masalah, jangan dipersulit tapi evaluasi diri, dosa apa yang mengundang masalah ini terjadi. Dan cukup lah Allah sebagai penolong.

--------------------------------------------
Di resume oleh : kiki (MQ Digital)
Source: https://youtu.be/60cBKePcz74

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mungkin Kita Pernah Kecewa?

Daftar Pondok Yang Ada di Kuningan Jawa Barat

Pemain Negeri 5 Menara