Puisi Kelestarian Alam


DERITA ULAH LALU
(Oleh: Jefira Setia 'Aini)

Senja menghampiri usianya kini
Dengan beribu musim yang telah usai dilalui
Matanya terpejam kuat meratapi geraknya alur
Kiat kalbunya kian meraup pilu yang tak berujung buntu

Ketenangan jiwa kini hilang ditelan tenggelam
Semua seolah riuh resah dalam berontak
Desisan alam tak berhenti menjadi rintihan duka
Membuat penghuni bumi berambang bak kapar

Disana ialah keterpurukan
Puruk yang lahir datang tak diiba
Dibawa dekat oleh makhluk tak berkalbu
Dia datang menggenggam licik sepercik bara

Hadirnya tepiskan hijaunya panorama
Indahnya elok rupa biru
Seketika lenyap pergi terganti sarunya merah
Mewabah tangis dunia yang tak terkantung

Hawa nafsu seolah terus berdemagogi
Diturut padu iringi keegoisan hati
Unggun harta sementara sekadar kebahagiaan dunia
Menjadikan makhluk tak berkalbu kian hilang arah


Fenomena alam saat ini datang bertubi-tubi melanda alam bumi, baik itu diakibatkan oleh ulah alam ataupun ulah tangan manusia. Kini sudah tidak asing lagi setiap hari kita melihat berita-berita yang berlalu lalang menayangkan fenomena alam yang diakibatkan oleh manusia, seperti kebakaran yang terjadi di Australia sejak kemarin akhir tahun 2019 yang menewaskan sekitar 50 ribu fauna yang dilindungi, hal ini tentu saja merugikan ekosistem bumi yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.  Memang ini sudah menjadi skenario Allah, yang menjadikan manusia lazim melakukan sebuah kesalahan, dan Allah jadikan kesalahan manusia itu sebagai peringatan agar manusia kembali ke jalan yang benar. 

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS. Ar-Rum/ 30: 41).

#CintaAlamdanKasihSayang
#DeritaUlahLalu
#PuisiKelestarianAlam

Comments

Popular posts from this blog

Mungkin Kita Pernah Kecewa?

Film Negeri 5 Menara Full Series 2019

Jargon Daarut Tauhiid