Sampai Jumpa Bulan Suci Ramadhan, Selamat Datang Hari Kemenangan


Bismillah…,
Ramadhan telah berlalu, hal ini pun membuat kita rindu. Mudah-mudahan kita selalu istiqomah berada dalam jalan yang diridhoi-Nya, serta tetap semangat dalam beribadah untuk menjalani hari – hari kedepannya. Terus berbuat kebaikan antar sesama walau hanya sedikit dan tidak berpengaruh dan tidak membuat kita untung sekalipun, serta terpenting pula mari kita belajar untuk saling memaafkan antar sesama. 

Pernah mendengar dalam sebuah postingan ust. Hanan Attaqi bahwa, Ada sebuah hadist qudsi yang berkisah tentang ketika malaikat membawa amal – amal manusia,ke hadapan allah. Allah swt berfirman kepada malaikat pembawa amal ini, tahanlah amal dua orang ini, sampai mereka berdamai, artinya amal manusia itu akan tertahan diantara langit dan bumi sampai seseorang itu berdamai dengan saudaranya yang selama ini terputus silaturahim karena suatu pertengkaran. Artinya, dalam menyambut hari kemenangan ini, mari kita bermuhasabah diri minta ampunan kepada Allah SWT, agar dihapus dari segala dosa, serta perbaiki segala urusan kita dengan saudara-saudara kita dengan saling memaafkan, agar kita terhindar dari pertengkaran dan amal kita diterima Allah SWT.
Ada masalah itu wajar, kenapa kita harus marah dan menyalahkan yang tidak tidak?
Saya teringat dalam sebuah kajian ust Adi Hidayat, bahwa ketika kita merasa tersakiti atau merasa terdzolimi untuk apa kita mendoakan yang jelek – jelek pada orang mengatakan hal itu, padahal ada yang lebih baik dari itu, lebih baik kita gunakan untuk mendoakan diri kita yang lebih baik, sebab pada dasarnya doa orang yang terdzolimi itu lebih dengar oleh Allah. Coba kita bayangkan apabila semua orang memiliki sifat tersebut, maka yakin hidup ini akan sejahtera dan tentram.

Semua orang memiliki karakternya masing-masing, semua orang memiliki haknya masing-masing, semua itu tergantung orang itu menggunakan haknya untuk dilakukan kedalam hal-hal yang positif. 
Untuk apa marah-marah, buat apa saling membenci dan memaki apabila hanya sekadar masalah dunia?
Dunia ini hanyalah tipu daya, apabila kita analogikan dunia itu hanya setetes air pada jari yang diangkat dari lautan. Begitu kecilnya dunia, mari kita sama-sama kuatkan iman dan taqwa untuk bisa saling memaafkan antara satu sama lain, agar kita sama-sama masuk kedalam syurga. 

Setelah kita melewati bulan suci Ramadhan ini, mudah-mudahan hati kita, iman kita, taqwa kita kian bertambah kokoh dan kuat, sehingga mudah-mudahan kita bisa terus istiqomah dalam menjalani ibadah, dan bisa bertemu kembali ke bulan suci berikutnya.
Manusia adalah tempatnya salah, namun ketahuilah sesungguhnya Allah menyukai orang yang menyadari kesalahannya dan mau untuk memperbaiki kesalahannya.


Sampai Jumpa Bulan Suci Ramadhan, Selamat Datang Hari Kemenangan

Taqabbalallhu Minna Waminkum, Shiyamana Wa Shiyamakum, Wa Jaálanallahu Wa Iyyakum…,
Minal Aidzin Wal Faidzin…,
Mohon Maaf Lahir dan Batin…,

#Lebaran2019
#IdulFitri1440H
#MinalAidzinWalFaidzin

Comments

Popular posts from this blog

Film Negeri 5 Menara Full Series 2019

Jargon Daarut Tauhiid

Katanya Anak IT!