Ridho Dengan Ketentuan Allah SWT

Seringkali diantara kita merasakan manis pahitnya kehidupan. Bergulir waktu terkadang kita merasa bahagia bisa memperoleh sebuah pencapaian, bisa berkumpul bersama orang – orang tercinta, keluarga, sahabat dan teman lainnya, Pada kondisi lain terkadang kebahagiaan tersebut dirasa tidak begitu lama, dan setelahnya disusul dengan sebuah cobaan yang membuat rasa kecewa ataupun sesuatu hal yang tidak kita harapkan. Sehingga hal tersebut dirasa kehidupan ini tidaklah adil, semua terasa tidak berpihak pada hidup yang sedang kita jalani.

Ada sebuah cerita seseorang yang dari kecil dia pintar mendapat beasiswa memiliki berbagai fasilitas yang mumpuni, padahal kita tidak tahu terdapat problem yang begitu besar dalam keluarganya terjadi broken home pada dirinya, dan bahkan orang itulah yang merasa iri terhadap seseorang yang hidupnya sejahtera bersama keluarganya yang aman sentosa merasakan kehangatan indahnya bersama keluarga. 



Hidup bisa kita misalnya kita sedang berlayar. Terkadang ombang itu tenang, tak jarangombak garang. Mereka yang berlayar dengan kapal besar dan megah mungkin terlihat nyaman dan aman. Sementara mereka yang berlayar dengan sampan, berusaha melawan ombak yang menggoyangkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Namun mereka semua berlayar di lautan yang sama. Ombak tersebut tidaklah pernah pilih kasih. Tak ada yang perlu kita iri terhadap orang lain. Setiap mereka pasti memiliki kesusahannya sendiri. Dalam berlayar selalu ada peringgahan. Itu merupakan hal yang wajar, karena perahu juga perlu rehat sejenak dan mengisi bahan bakar. Dan ketika waktunya tiba, angkat jangkar dan kembalilah berlayar. Sadarlah bahwa senyaan apapun itu, disana hanyalah peringgahan. Mungkin kita menangin ketika meninggalkan dermaga. Namun, berbahagialah, karena itu artinya kita semakin dekat dengan tujuan.

Perlu diketahui pula bahwasannya salah satu penyebab kita tidak bahagia dalam hidup adalah karena ketidaksiapan kita dalam menghadapi kenyataan, padahal ketetapan yang Allah berikan pasti adalah terbaik. Yang paling penting kita lakukan adalah bersikap ridho pada setiap ketetapan Allah SWT.

Karena sesungguhnya Allah SWT berfirman, yang artinya:
Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui (QS. Al-Baqarah 2:216)
Jadi, keep positive and yakin bahwa hidup kita akan dan pasti berbahagia, asalkan mampu untuk menerima semua ketetapan yang Allah berikan.

#Sabar
#JalaniAjaDulu
#SatuHariSatuKebaikan

Comments

Popular posts from this blog

Rihlah Trijaya bersama Al-Kahfi

Kuliah IT

Presidential Election in Indonesia 2019