Palestina Kembali diguncang, Banyak Puluhan Rudal Menerjang



Apa kabar muslim Indonesia…, apa kabar muslim dunia?
Teriakan para mujahid dibumi Palestina terus terguncang hingga saat ini. Rasa kenyamanan terus digoyahkan oleh para tantara zionis Israel penduduk sipil, gedung pemerintahan, kantor bantuan dan universitas merupakan diantara sasaran dari serangan pasukan Israel. Dan kabar sejak hari Senin 25 Maret 2019 terjadi serangan kembali puluhan rudal diarahkan ke jalur Gaza. Masjid Umar bin Abdulazis di Beit Hanun, Utara Jalur Gaza hancur lebur. Mesjid tempat shalat, tempat para pemuda Gaza mempelajari dan menghafal Qurán telah dirudal oleh pesawat tempur Israel dalam agresi Senin dan Selasa Malam, “Hasbunallah Wa ni’mal Wakiil, Ni’mal Maula wa Ni’man Nashiir”. Sehingga hal ini membuat anak – anak Palestina mengumpulkan Salinan- Salinan kitab suci Al-Qurán tersebut dari puing masjid yang dihancurkan oleh pesawat – pesawat zional tantara Israel. Tercatat pula oleh Kementrian Kesehatan bahwa Pasukan Israel telah melakukan tindakan kejahatan berupa pembunuhan terhadap tenaga medis Palestina pada hari Rabu 27 Maret bernama Sajed Muzher dengan cara keji menembakkan peluru kearah perut tenaga medis tersebut di pengungsian di Kota Betlehem, sehingga beliau pun dimakamkan pada hari itu juga.


Selain itu masih dihari yang sama kabarnya terdapat seorang warga Palestina berusia sekitar 50 tahun dibawa ke Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara oleh Alray Media Agency melaporkan warga tersebut awalnya dibawa ke bagian IGD karena mengeluh sakit yang terada pada bagian dadanya. Kemudian dibawa ke ICU dan diberikan obat pengencer darah. Tak lama kemudian menurut dr. Abdullah Al-Hassumi spesialis jantung, memberikan pernyataan bahwa kondisi jantungnya sempat terhenti selama 1 (satu) jam lamanya. Sehingga selama aktu tersebut dilakukan resusitasi jantung (CPR) selama 40 menit dan setrum defibrillator sebanyak 20 kali. Kemudian pasien tersebut dipasangi alat pernapasan buatan. Qodarullah pada hari selanjutnya, pasien tersebut sudah hidup kembali. Namun perjuangan para pejuang tidak hanya berhenti sampai sana, karena sesungguhnya “Semua yang ada di dunia takkan terjadi tanpa sepengetahuan Allah SWT, bahkan daun takkan gugur tanpa sepengetahuan-Nya” (HR. Tirmidzi).


Ya Allah Ya Rabb, begitu banyak cobaan yang mereka hadapi, pantaskah kita masih bisa mengeluh hingga saat ini, jika dibanding kita melihat saudara - saudara kita disana? AllahuAkbar. Mungkin kita belum bisa membantu secara fisik pergi kesana, namun masih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memberikan pertolongan sedikitnya terhadap mereka, kita biasakan untuk tetap mendoakan mereka, karena itu bentuk secara sadar bahwa dengan pertolongan Allah bisa menjadikan mereka semakin kuat dan Tangguh dalam menghadapi para zionis, ikut berpartisipasi aktif dalam sebuah Aksi Islam dalam membantunya dengan harta benda yang bisa dijadikan sebagai bantuan operasional mereka dalam perang maupun membanu kehidupan mereka, lain daripada itu buat aksi nyata yang bisa ditujukan kepada dunia bentuk kepedulian kita terhadap mereka. Kiranya itu sebagian hal yang sama – sama positif dalam membantu rakyat Palestine dalam memperjuangkan kemerdekaan bumi Palestine. Insyaa Allah Allah selalu bersama kita semua…,



Quds News Network
@knrpjabar
@infoknrp
 


Comments

Popular posts from this blog

Rihlah Trijaya bersama Al-Kahfi

Kuliah IT

Presidential Election in Indonesia 2019