Anjuran Rasulullah dan Rahasia tidur ala Rasulullah


Anjuran dalam memanfaatkan waktu
 Waktu yang kita jalani ini tidak akan pernah kembali, seperti es yang mencair dan air yang mengalir. Maka dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk bersungguh-sungguhlah, antusiaslah, bersemangatlah dengan apa yang bermanfaat bagimu. AllahuAkbar…,

Diantara hal yang bermanfaat itu adalah:
  1. ILMU
    Barangsiapa yang ingin dunia harus dengan ilmu, barangsiapa yang ingin akhirat harus dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin keduanya haruslah dengan ilmu. Orang yang haus dengan ilmu, dia akan mendapat keberuntungan, karena pupuk iman adalah ilmu, pemandu amal adalah ilmu. Kalau kurang ilmu pasti kurang iman, kalau kurang ilmu pasti akan kurang amal. Ilmu itu ada 3: 
    • Ilmu ma'rifatullah (ilmu mengenal Allah), ilmu ini adalah ilmu yang paling wajib kita lakukan setiap hari. 
    • Ilmu tentang syariat Allah, bagaimana bisa dekat dengan Allah, tahu apa yang Allah sukai, dan tahu apa yang tidak disukai Allah. 
    • Ilmu tentang sunnatulloh.
      2. AMAL SHOLEH
Hari-hari yang kita pikirkan itu bagaimana menjadi hari-hari yang penuh dengan amal sholeh. Karena kita pasti akan mati, dan bekal kita hanyalah amal. Hidup ini hanya untuk beramal, perkara rezeki itu Allah yang mengatur. Tetapi bagaimana menjemput rezeki menjadi amal, dan memakai rezeki menjadi amal.
    3. MUJAHADAH DALAM MEMBERSIHKAN HATI
Harus terus berlatih mengendalikan diri ketika menghadapi situasi yang tidak cocok dengan keinginan.

(Merdeka.com)
Bagaimana Cara Tidur yang baik dan ideal?
Menurut hasil survey, 33,3% waktu manusia itu digunakan untuk tidur. Di tahun 2016 ada survey besar melibatkan 20.000 orang lebih, dan dari total tersebut ternyata 63,2% mengalami ketidakpuasan dalam tidurnya.

Dalam tidur ini, Rasulullah memiliki kebiasaan tersendiri sebelum tidur, yaitu:
1.    Berwudhu
2.    Merapihkan tempat tidur
3.    Memadamkan lampu

Artinya menjelang tidur itu haruslah ada persiapan khusus untuk tidur. Jadi sebuah tindakan, sebuah amalan itu kalau dipersiapkan terlebih dahulu mempunyai dampak atas keberhasilannya itu lebih dari 40%. Oleh karena itu, karena tidur bernilai ibadah jadi harus dipersiapkan dengan baik sebagaimana telah dicontohkan oleh baginda rasulullah.

Secara medis, dapat dilihat jika tidur dengan posisi apa adanya itu ternyata perubahan fisiologis tubuh menjadi tidak teratur. Akibatnya kualitas tidur menjadi tidak baik, padahal tidur itu adalah salah satu ajang untuk memulihkan dan mengembalikan file-file data yang ada di otak, melanjutkan penetralisiran racun-racun yang beredar di dalam tubuh dan stabilisasi sistem hormon. Jadi, secara medis dalam tidur itu ada 3 mekanisme di dalam tubuh kita tanpa kita sadari. Ketiga hal itulah yang andaikata optimal, ketika bangun tidur badan kita menjadi lebih segar, pikiran akan merasa jernih, berpikir akan menjadi lebih mudah.

Posisi tidurnya rasulullah itu miring ke kanan, dengan tangan kanan berada di pipi kanannya. Berdasarkan penelitian, manfaat tidur miring ke kanan itu mempengaruhi secara signifikan dengan efek vagal atau pengaturan listrik di daerah jantung. Efek vagal tersebut ternyata mempengaruhi efek kelainan irama jantung. Manfaat selanjutnya dari tidur miring ke kanan yaitu bisa mengurangi gejala-gejala keluhan karena lemahnya jantung.

Salah satu anjuran rasulullah juga adalah untuk tidur siang, riset membuktikan orang yang tidur siang selama 5-10 menit minimal tidur berkualitas itu memiliki daya pikir dan daya ingat yang lebih baik 2-3 jam dibanding yang tidak tidur siang sama sekali.



 
Kajian: KH. Abdullah Gymnastiar dan dr. Asep
For more details, you can watch it here!
https://youtu.be/Cf-BjFh2xUg

#BerlombaDalamKebaikan
#CintaMuhammad
#CintaRasulullah

Comments

Popular posts from this blog

Film Negeri 5 Menara Full Series 2019

Mungkin Kita Pernah Kecewa?

Jargon Daarut Tauhiid