Hati- hati Terhadap Pungli

Beberapa hari yang lalu gwa disuruh mamah gwa buat ng'aktifkan ktp, dan kebetulan waktu itu gwa punya waktu luang untuk bantu itu pergi ke kantor bagian kependudukan. Waktu pun berjalan sehingga memicu gwa agar cepat siap- siap, karena biasanya nomor urut disana memang cukup cepat dan antri, da betul saja gwa datang kesana gwa kebagian nomor urut ke 76 dari sedang berjalan nomor urut 15. Gwa menduga ini pasti akan baru dipanggil skitar jam 9 lewat, dan betul saja gwa baru dapat giliran sekitar jam setengah 10.

Disela waktu disana gwa baru sadar bahwa kartu ktp yang mamah untuk diaktifkan itu sudah kartu elektrik, dan hal ini membuat penasaran gwa untuk ngebrowsing di internet. Setelah gwa baca di beberapa artikel, ternyata memang iya kartu tersebut memang sudah e-ktp, yang artinya hal ini sudah tak perlu diperpanjang/ diaktifkan lagi walaupun disana tertera ada tulisan batas waktunya. Disini gwa berprasangka buruk tentang hal ini, takutnya masyarakat dibodohi serta dimanfaatkan oleh pihak lain, karena ketidaktahuan mengenai informasi ini. Dan hal ini mengingatkan gwa terhadap aktvitas yang biasa beredar dikalangan luar yaitu calo dalam arti lain pungutan liar (pungli), yang semata- mata segalanya diuangkan dengan alasan tak menentu dan diluar urusan kepegawaian.

Untuk mengantisipasi hal itu saat itu gwa mempersiapkan mental bilamana hal ini terjadi, gwa harus memiliki dasar bahwa ktp ini memang sudah e-ktp, hal ini sudah disah kan oleh UU pada tahun 2013 no 24 pasal 64 ayat 7a (kalau seingat saya).
Dan ketika gwa didepan pegawai gwa langsung kengonsultasikan dan memaparkan terkait masalah ini, dan alhasil prasangka buruk gwa salah, Alhamdulillah beliau ikut menjelaskan bahwa memang iya ktp tersebut sudah e-ktp, anda tinggal menunjukan saja point dua bahwa hal ini memang sudah diberlakukan dari tahun 2013 (sambil memberikan satu lembar kertas).
Dari sana gwa berpikir bahwa, kita jangan selalu berpikir buruk sangka terhadap sesuatu hal, dan walau memang yang namanya pungli ini banyak berkeliaran dimana- mana, hal ini harus mengantispasi kita agar kita berusaha untuk selalu cerdas dan update terhadap informasi, dan jangan mudah percaya terhadap sesuatu hal yang belum tentu benar sumbernya.

Comments

Popular posts from this blog

Rihlah Trijaya bersama Al-Kahfi

Kuliah IT

Presidential Election in Indonesia 2019